Masa iya , Bakti dan Impianku terhalangi oleh seorang perempuan ??
jangan mencoba..
Menantangku untuk memilih meninggalkanmu !!
Tak segan aku memilih pergi !!
Angga Aditya Atmadilaga, 11 Agustus 2011
Masa iya , Bakti dan Impianku terhalangi oleh seorang perempuan ??
jangan mencoba..
Menantangku untuk memilih meninggalkanmu !!
Tak segan aku memilih pergi !!
Angga Aditya Atmadilaga, 11 Agustus 2011
Memandang kebaikan yang lebih luas membuatku lebih bisa memahami, apa arti kekeliruan di dalamnya..
Angga Aditya Atmadilaga, 11 Agustus 2011
Adakah pemimpin yang menyingkirkan pengawalnya lalu melaju bersama kami dalam kemacetan ?
Angga Aditya Atmadilaga, 29 Juli 2011
Ini Gila, dunia datang dan mulai menguasaiku..
memberiku pemahaman atas kesamaan Surga dan Neraka..
” Keduanya Putih “, Katanya..
ini Gila, Uang datang padaku dan mulai menggerus kepercayaanku..
Katanya tak ada yang lebih mulia dibanding sahabat yang memberi pinjaman berlaba..
Angga Aditya Atmadilaga, 25 Juli 2011
Selain Tuhan, kuharus mencari pihak yang layak, dimana aku bisa meminta dan mempercayainya..
itu lebih sulit, dari pada mencari kekayaan hari ini..
Angga Aditya Atmadilaga, 25 Juli 2011
Aku menyembahMu, karna Engkau tak pernah berkhianat.
Angga Aditya Atmadilaga, 25 Juli 2011
Aku tak ingin menantang mati, namun harus ku menjadi manusia..
Yang tak takut mati.
Tubuh dan Jiwaku, Milik – MU.
Ini cara sederhanaku, dalam bersimpuh..
Angga Aditya Atmadilaga, 4 Juli 2011
Aku mulai mencintai kalimat itu, saat aku menyadari karyaku di ucapkan lembut..
“Sub han na lloh..”
Angga Aditya Atmadilaga, 4 Juli 2011
Bersemayam di sebuah pertanyaan,
Kutahu aku terjebak …
Tidaklah dusta kata sang pengamat,
” Seberapa jauh jejakmu di dunia ini ?, bukankah menarik menjawab pertanyaan dengan perjalanan. “
Angga Aditya Atmadilaga, 4 Juli 2011
Selalu ada alasan untuk tidak mempunyai uang,
Namun tak ada alasan untuk tak bekerja dan berkarya.
Itu mempermudah menjawab pertanyaan Tuhan,
” Untuk apa kau habiskan Masa Mudamu ? “
Angga Aditya Atmadilaga, 11 Juni 2011
Ini Kami, yang begitu kaya dan setengah berkuasa..
Karna Idealisme yang masih kami pelihara, untuk melawan kenyataan sesungguhnya.
Meski di luar sana kami terlihat begitu miskin..
Orang bilang, Kami penggiat tanpa bayaran
Angga Aditya Atmadilaga, 28 dMei 2011
Baru kusadari, ponselku hening..
Dan kusadari pula, itu bukan Nokiaku..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
“Young…”
Aku tak berharap sapaan tersebut menjadi tua,
Aku tahu, ini bayaran termahal untuk jalan yang kupilih..
Jalan seorang petarung yang membela kepercayaannya,
Yang tak layak untuk menyalahkanmu..
Namun obsesiku meminta hal ini..
Segera !!
Kupastikan, kubayar ini semua
LUNAS !!
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Aku kembali berpikir, saat menyentuh ujung tanduk tajam..
Yang runcingnya, melewati tenggorokan,
Dan berdiam di rasa terdalam sebuah kemenangan…
Atas jatuhnya kehormatan.
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Dalam duniaku, aku berkuasa..
Dalam hasrat, aku ditaklukan ..
Diluar kita, Tuhan memisahkan..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Kesedihan terbesarku dalam lima tahun terakhir ini, ialah memerdekakan dirimu..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Untuk waktu dan apa yang telah ditumbuhkannya,
Dimana cinta menciptakan kenangan,
Disanalah aku mengerti apa arti kehilangan..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Aku tak pernah memaksakan diri mereka, khususnya kamu untuk memilih siapa penguasa hatimu..
Itulah kemerdekaan yang harus kumengerti,
Hari ini, maupun esok hari..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
“Inikah batas toleransi ??
Ketika jalur komunikasi dinyatakan mati, yang ada hanyalah tuduhan bersalah..
Karma aku dianggap diam.. “
Dari sisiku, tak ada yang bisa kusalahkan, hanya kusesali..
Ketidakberdayaanku untuk memilih..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011
Aku kehilanganmu, karna jadwal harianku tak tertulis secara formal.
Hingga tamu bisa datang dan mencuri perhatianku, segera..
Bahkan itu terjadi dalam mimpiku juga,
Sialnya tetap saja aku tahu, siapa yang memilikiku saat itu..
Meski aku seharusnya berkuasa, dalam mimpiku sendiri..
Itulah kehebatanmu, sang penjaga mimpiku..
Angga Aditya Atmadilaga, 2 Mei 2011